(Part II) Memperbaiki Kaca yang Retak
Ditulis oleh zulaikha di/pada Maret 11, 2008
Kaca adalah kiasan untuk peraturan yang dibuat, sedangkan kaca yang retak adalah sebutan untuk perilaku pembuat peraturan yang karena kebingungan atau apa mengalami sesuatu dan akhirnya “peraturan yang dibuat dilanggar sendiri”
Secara naluriah sebenarnya ketika sebuah peraturan dibuat artinya pembuat aturan akan disaksikan sepenuhnya oleh objek peraturan. Akan disaksikan pelaksanaannya, penyelesaiannya, dan masalah apa yang ditimbulkan oleh peraturan tersebut dan semuanya mengarah pada kemampuan dan ketangguhan peraturan dan pembuat peraturan untuk menjaganya. Tangguh artinya, ketika terjadi masalah A, peraturan dapat menyelesaikannya dengan baik, ketika terjadi masalah B, peraturan dapat menyelesaikannya dengan baik. Nah ketika pembuat peraturan mengalami masalah dan mendapat tekanan dari objek peraturan untuk mengatasi masalah tersebut, maka ada langkah penyelesaian yang tetap sejalan dengan peraturan atau menyelesaikan masalah dengan meretakkan kaca yang telah dibuat (peraturan)… Begitulah…..
Memperbaiki kaca yang retak. Menyelesaikan masalah dari akar permasalahannya dan dengan permainan yang sangat cantik. Mulai hari Nyepi kemaren pemerintah DKI JAYA, bekerja sama dengan polisi, dan Dinas Perhubungan melakukan kegiatan “memperbaiki kaca yang retak”. Fungsi busway yang sekarang disebut sebagai jalur khusus bus transjakarta (panjang kali) dikembalikan pada fungsi semula dan secara tegas Foke mengatakan bahwa jika masih ada yang protes berarti dia tidak tahu arti transportasi masal. Begitu kata Gubernur DKI ini (Pak Fauzi ini lulusan teknik sipil juga katanya). Dan dalam beberapa hari ini petugas lalu lintas akan diterjunkan secara intensif untuk mensterilkan jalur busway. Inilah yang sedang dilakukan oleh Jakarta untuk memperbaiki kaca yang retak bus transjakarta.
Ps: klo memperbaiki kaca yang retaknya KRL labih seru lho. Penumpang yang naik ke atap KRL akan disemprot cat warna. Biar mereka malu..
Mari kita tunggu perbaikan kaca yang retak di negri ini, tapi sebaiknya kita juga harus memperbaiki kaca-kaca yang retak di sekitar kita juga.
Salam
Zulaikha (TS 02)….apa kabar kota Solo??katanya banjir lagi



Arifan berkata
Wah, mudah2an “kaca yang diperbaiki dari keretakannya” bisa mengatasi masalah kemacetan di jakarta, jangan sebaliknya..heheheh
semoga aja..:D
sakti berkata
kl hasil perbaikan kaca retak tidak maksimal, lebih baik diadakan penggantian kaca saja. nyawa dan keselamatan lebih berharga dari selembar kaca. gmn mas admin??
zulaikha berkata
jangan begitu no…masak membongkar investasi semahal itu…menurut ku, pemprov DKI harus konsisten dengan program transjakartanya, begitu juga dengan pihak lain yang berusaha menuju kepada perbaikan.