blognya cah-cah sipil UGM

komunitas blogger Teknik Sipil dan Lingkungan UGM

Arsip untuk ‘kampus’ Kategori

Beasiswa Peningkatan Suasana Akademik

Ditulis oleh Fikri Faris di/pada Maret 27, 2009

Program S2 Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Gadjah mada memberikan kesempatan bagi seluruh alumni Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik UGM.

Persyaratan Peserta Program:

  • Alumni atau mahasiswa S1 Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan UGM yang telah memiliki SK Kelulusan
  • Usia maksimum 25 tahun pada saat mendaftar
  • IPK >= 3,25
  • Membuat Surat Pernyataan Bersedia menjadi asisten (sesuai dengan kelompok minat studi di S2)
  • Melampirkan ijazah S1 JTSL FT UGM atau SK Kelulusan, beserta Transkrip Nilai
  • Mendapat rekomendasi dari dua orang dosen S1
  • Melampirkan kelengkapan-kelengkapan pendukung lainnya bila ada (piagam penghargaan, sertifikat, dll)
  • Surat keterangan Sehat dari Dokter
  • Mengikuti ujian seleksi penerimaan dan wawancara
  • Membayar biaya pendaftaran di UGM Rp. 250.000
  • Membayar biaya administrasi Rp. 100.000

Pendaftaran mulai tanggal 1 Maret – 31 Juni 2009
di Sekretariat Administrasi Akademik S2 Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan UGM Lantai 1
Jl. Grafika No. 2 yogyakarta
Telp/Fax. 0274 – 631178
CP: Sdr. Hartanto / Wulan

Pengumuman penerimaan pada pertengahan bulan Agustus 2009

Ditulis dalam kampus, teknik sipil, woro-woro | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

nDobos di Kampus

Ditulis oleh eshape di/pada Februari 1, 2009

 

Tahun lalu aku dapet tugas wawancara calon pegawai baru di Undip Semarang. Rasanya nyaman berada di kota LunPia itu. Nostalgia Semarang segera terpampang di halaman muka mataku.

Tahun 2009 ini, aku kebagian tugas wawancara di Yogya. Hmmm…. aroma nostalgia langsung tercium jauh sebelum aku menginjakkan kaki di Cengkareng.

Benar saja, begitu kakiku menginjakkan kaki di ruang sidang biru lantai 3 fakultas teknik sipil, maka semerbak nostalgia langsung memenuhi hidungku.

 

Mulai dari bos dosen sampai kepala bagian pengairan [Mr.GiYaT] alias yang punya kekuasaan mutlak di dapur, langsung menyalamiku. Aslinya aku pingin ketemuan dengan Master Milis Civeng Mr.Djoko Luknanto, tapi aku tahu beliau sedang super sibuk, jadi ya hanya nitip salam saja.

“Kayak pulang kampung ya dab..!”, kata mr Rudi, sang pengrajin mobil pemilik Kupu-Kupu Malam Yogya, mengomentari keakrabanku dengan “aktifis” kantor jurusan teknik sipil ini.

Acara yang tadinya dijadwalkan dimulai jam 08.00 ini molor, padahal tidak ada hal-hal yang menjadi kendala. Malam ini aku baru nyadar kalau panitia di Yogya ini kan modelnya lain dengan Semarang, jadi penuh unggah-ungguh. Kalau belum diminta mulai, ya nunggu dulu perintah, takut “kuwalat” [halah....!]

Untung para calon pelamar mau memaafkan panitia [he..he..he.. dimaafkan enggak ya], sehingga acara tetap lancar meskipun terlambat dimulai. Akupun tampil memperkenalkan Waskita di hadapan mereka.

Presentasi yang kurang optimal [bagiku], karena aku baru menerima materi presentasi di saat dan di jam mulai presentasi itu. Biasanya aku buat sendiri presentasi itu, sehingga aku sangat menguasai jumlah slide yang ada di presentasi itu.

Aku heran juga, ternyata saat wawancara, banyak yang terkesan dengan presentasiku [alah ... ini paling mbujuki biar diterima ya...]

Ternyata ada kendala yang tidak kuperhitungkan saat aku mewawancarai para calon pegawai itu. Banyaknya ikatan kelompokisme membuat aku jadi terperangah. Wah aku harus profesional nih, masak gara-gara satu alumni terus semua tak luluskan.

Begitu ketemu sama anggota Waterplant Community, aku langsung berbaik sangka, mereka pasti orang yang penuh pengabdian, bercita-cita luhur dan punya visi serta misi hidup yang jelas. Wis langsung diterima saja.

Ada juga yang ternyata tetanggaan, terus ada yang sama-sama alumni delayota. Wah … banyak banget ternyata yang punya hubungan kelompokisme denganku.

Untungnya mereka masuk range di atas batas bawah, bahkan ada yang “top” tenan, sehingga aku tetap dapat menjaga profesionalismeku. Jadi akupun dapat dengan lega meloloskan mereka ke jenjang berikutnya.

Di ajang inipun, seperti biasa, banyak titipan dari orang-orang tertentu agar dibantu diluluskan. Akupun seperti biasa, menyampaikan saat presentasi, bahwa kebanggaanku sebagai insan Waskita adalah diterima melalui serangkaian test yang sulit dan berliku-liku.

Jadi kalau ada yang nitip atau dititpkan, pasti kuterima dengan tangan terbuka asal tetap mengikuti rangkaian test yang dilakukan.

Selesai wawancara, ada yang membisikiku bahwa nama peserta XXX adalah titipan apk YYY [seorang bos besar]. Aku sampai kaget, lha bos sebesar itu kok masih mau nitip2 ya? Apalagi setelah dia menyebut nama XXX, lah si XXX itu nilainya bagus banget, penampilan mantap kok ya masih dititip-titipkan.

Ada juga titipan model lain, yaitu titipan pertanyaan. Nah, ini baru menarik.

“Tanyain suhu air menguap pada tekanan atmosfer mas. Banyak lulusan teknik mesin UGM yang nggak bisa njawab tuh”, begitu titipannya. Eh … bener, ketika kutanyakan nggak ada yang bisa njawab tuh.

Lucunya, aku sendiri sebenarnya juga nggak bisa njawab, begitu juga bank Al, yang kukenal pintar, ternyata katanya juga nggak bisa njawab.

Jadi masalahnya, apa pertanyaannya yang terlalu sulit ya?
Jangan-jangan malah anak SMP yang bisa njawab.

He..he..he… selamat datang para calon pegawai Waskita Karya

Jumatan di Masjid Teknik
[katanya tidak boleh disebut masjid tapi mushola, karena masjid hanya ada satu di kampus]
 
poster di masjid Teknik
[hmmm ... semangat perdamaian yang indah]

Ditulis dalam cerita kita, dunia kerja, kampus, serba serbi | Bertanda: , , , , , | 6 Komentar »

Reportase Kuliah Umum Prof. Yasufuku

Ditulis oleh Fikri Faris di/pada Agustus 6, 2008

Bulan ini jurusan kita kedatangan tamu dari Jepang, Prof. Noriyuki Yasufuku. Beliau datang sebagai visiting professor dari Kyushu University untuk menyampaikan kuliah umum berjudul Learning from Pile Foundation Design for New-Kitakyushu Airport Bridge pada tanggal 5 Agustus 2008 pada jam 09.30 pagi bertempat di ruang sidang biru JTSL FT UGM.  Kuliah umum tersebut dimoderatori oleh dosen kita Bapak Dr. Ahmad Rifa’i. Penulis berkesempatan untuk mengikuti kuliah tersebut secara langsung dan merasa “berkewajiban” untuk menyampaikan ilmu yang sudah didapat kepada teman-teman sekalian karena penulis merasa pada kuliah yang beliau sampaikan terdapat banyak hal yang baru dan bermanfaat.

Sedikit cerita tentang New-Kitakyushu Airport, bandara ini adalah salah satu dari bandara yang didirikan di atas pulau buatan selain bandara lain yang serupa di Jepang. Antara pulau dan daratan dihubungkan oleh jembatan (connecting bridge) sepanjang 2.1 km (gambar paling atas di artikel ini).

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam kampus, teknik sipil | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar »

Kampusku Kebanjiran

Ditulis oleh herr di/pada April 4, 2008

parikiran-gazebu.jpgSudah sekitar empat harian mulai dari hari senin, wilayah Yogyakarta hujan. Tidak terkecuali kampus kita yang tercinta ini. Sekedar informasi, area parkir di dekat gazebu selalu tergenang air hujan apabila hujannya cukup deras (lihat gambar). Penyebabnya adalah drainase yang fungsinya sebagai saluran pembuangan, tidak bekerja optimal, mungkin tersumbat oleh kotoran atau salah perhitungan.

Motor yang diparkir di area tersebut rata-rata milik karyawan jurusan. Air yang tergenang cukup dalam, bisa mencapai lutut orang dewasa. Kan lumayan tuh kalau airnya masuk knalpot atau masuk mesin. Motor diservis tapi belum gajian, kreditnya belum lunas lagi, wah urusannya jadi runyam cuma gara-gara saluran mampet :mrgreen: .

Itu kabar buruknya. Nah kabar baiknya, kemarin hari Kamis sore saya lihat Pak Fatchan sedang motret-motret di lokasi kejadian perkara. Kelihatannya beliau sedang mendokumentasikan biang keladi yang bikin bajir tersebut. Menurut saya mungkin akan ada tindakan dari Jurusan, kan sudah ada buktinya, tinggal ditindak lanjuti. Yah, mudah-mudahan…

*Pengamat Kampus

Ditulis dalam kampus | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Ngenet di Gazebu

Ditulis oleh herr di/pada Februari 11, 2008

Di kampus ada tempat ngenet yang nyaman, tenang dan yang paling penting gratis. Lokasinya di gazebu (sebelah utara mushola). Dibandingkan tempat lainnya, gazebu is the best. Menurut pengamatan saya, setiap hari pada jam-jam kuliah hanya sedikit mahasiswa yang memanfaatkannya dan itu juga kebanyakan mahasiswa S2. Padahal zaman sekarang sudah banyak mahasiswa yang punya laptop.

Kalau sampeyan punya laptop juga mau ngenet saya sarankan di gazebu aja. Sinyal wirelessnya yang tertangkap lumayan banyak (lihat gambar di bawah), tinggal pilih, tapi sayang semuanya dipassword… :( ada yang mau berbagi password? Lanjut…

Ditulis dalam kampus, serba serbi | Bertanda: | 23 Komentar »