blognya cah-cah sipil UGM

komunitas blogger Teknik Sipil dan Lingkungan UGM

Arsip untuk ‘teknik sipil’ Kategori

Laporan Reuni Akbar 2009

Ditulis oleh eshape di/pada November 10, 2009

“Sukses mas acaranya, makasih…”

“Tak cari-cari anda tidak ada, jadi saya pulang duluan, sukses besar acaranya mas…”

“Berapa yang datang mas, ada lebih dari 300 kan? Luar biasa, seru ….”

Masih banyak lagi komentar teman-teman, baik dari kalangan pinisepuh maupun dari mereka yang masih “fresh from the oven”.

Semua komentar itu diterima rata oleh semua panitia, sehingga rasa capek menggelar acara akbar ini jadi tidak etrasa lagi. Yang ada adalah kepuasan yang seperti tidak mau hilang. Langsung saja kita pasang target untuk tahun depan, “Harus Lebih Sukses!”

Ada mas Oni, pendatang baru dalam kepanitiaan yang langsung menunjukkan tajinya. Sungguh beruntung Civeng mempunyai alumni seperti mas Onni ini. Luwes dan enthengan + penuh ide kreatif. Lihat saja blognya, bikin ngakak habis.

Ada juga mas Gema [sekretaris umum] yang terpaksa ninggalin bisnisnya dulu untuk ngurusin acara ini. Selesai acara, beliaunya langsung ambruk, tidak berkutik.

Di bagian keuangan ada mas Yudo yang pusinbg sendiri mikir duit kok gak cukup-cukup. Untung punya sumber utangan tanpa bunga, jadi panitia bisa berjalan.

Duet dari Hutama Karya juga mewarnai kepanitiaan ini, siapa lagi kalau bukan Mas Putut dan mas Gatot. Mereka berdua inilah yang pontang panting dikejar-kejar mas Yudo yang kekurangan duit. Acungan jempol pantas diberikan pada mereka berdua.

Di belakang layar ada dua nama yang terus mendorong poanitia agar tidak gentar menghadapi apapun yang menghaklangi. Mereka adalah pak Eko Prastowo dan Pak BEM.

Pak Putut kalau sedang ditanyain tentang sumber dana, maka salah satu jawabannya adalah “sedang ditelepon pak Eko Prastowo, tenang saja…”

Pak BEM malah lebih parah lagi, justru pak BEM-lah yang nanya pada panitia, “..siapa lagi yang harus kutelepon…?”

“Pak XXX sudah terima proposal belum? Saya telepon sekarang nanti panitia menyusuli surat porposalnya…”

Aku sempat kepikiran, kalau saja nggak ada pak BEM, maka panitia ini mungkin sudah balik kanan mengembalikan mandat kepanitiaan.

Acara reuni akbar ini memang penuh dengan warna khas Pogung. Nekad abiz…!

“Spanduk ini kalau mau dipasang harus ijin dan biayanya lebih mahal daripada harga spanduknya, gimana pak Eko?”

“Pasang saja, nanti saya urus ijinnya kalau sempat. Kalau gak sempat dan kemudian spanduk diambil oleh Satpol PP, maka ikhlaskan saja…!”

Jadilah semua spanduk terpaksa dipasang tanpa ijin dari yang berwajib.

Acara yang sedianya dimulai jam 8.30 ini akhirnya molor juga, padahal sudah wanti-wanti untuk tidak molor, tapi sikon memang belum mengijinkan untuk memulai acara.

Para tamu baru saja berdatangan dan terus berdatangan serta masih asyik ngobrol dengan penuh canda ria, sehingga tidak tega kalau harus diputus untuk mengikuti acara resmi panitia.

Dalam rapat sudah diputuskan untuk segera memulai acara bila tamu yang datang sudah mencapai jumlah angka 100 orang.

Lalu bagaimana kita tahu kalau tamu sudah berjumlah 100 orang?

Kodenya adalah kalau kaos alumni sudah habis berarti sudah 100 orang yang masuk ke ruang Reuni. Ternyata kaos sudah habis, tetapi ruang yang luas membuat tamu terlihat hanya sedikit saja yang datang.

Ketika jumlah tamu sudah menginjak angka 170 orang, berdasar data absen yang ditanda-tangani para tamu, maka dimulailah acara reuni ini.

Dibuka oleh Ketua Panitia, pak Ketupat Oke, maka sambutan ini hanya berlangsung dalam hitungan detik. inilah sambutan tercepat dalam sejarah reuni Civeng.

Ketua Panitia Pidato

Sambutan selanjutnya adalah dari Ketua Yatsigama, Kajur Sipil UGM dan dari pimpinan konsultan WGA. Inilah sambutan yang memang dikorbankan untuk tidak didengar.

“Yang mau ngobrol silahkan ngobrol dan yang mau ndengerin silahkan mendengarkan”, begitu kira-kira apa yang ada di pikiran para pembicara di atas panggung.

Di sela-sela sambutan tersebut diadakan acara penyerahan cek senilai 75 juta untuk bantuan Bea Siswa bergulir, sumbangan dari kagama.

Pak B3 mewakili pak Menteri Djoko Kirmanto menyampaikan sambutan berkaitan dengan sumbangan tersebut.

“Ini memang uang Kagama, tetapi karena saya yang kebagian mencari, maka saya tahu persis bahwa sebagian besar uang yang saya kumpulkan adalah dari alumni Sipil UGM, jadi sangat layak kalau disumbangkan lagi ke Teknik Sipil UGM”

Tepuk tanganpun bergemuruh ketika ucapan itu disampaikan.
Cek 75 juta untuk bea Siswa Bergulir

Setelah selesai acara sambutan, maka situasi makin tidak terkendali, semua asyik ngobrol dengan bahasanya sendiri-sendiri dan dengan angkatan masing-masing. Angkatan 73 yang tadinya memecahkan rekor sebagai peserta terbanyak, ternyata akhirnya harus merelakan mahkotanya untuk angkatan 71.

Dalam suasana yang kacau balau ini, pak Koen dan pak Sis menyumbangkan suara emasnya dan minta sumbangan dana pada para tamu. Lumayan juga hasilnya, 13 juta lebih untuk membayar suara pak Koen dan Pak Sis. Selesai acara penggalangan dana ini, maka suasana sudah tidak terkendali lagi. Semua tamu asyik dan tenggelam dalam kelompok-kelompok kecil dengan suara yang memenuhi ruangan acara.

Disinilah peran penting Mr Onni sebagai eMCe yang langsung merubah susunan acara sehingga suasana bisa kembali teratur dan tetap santai, bahkan sangat dinikmati oleh mereka yang mengikuti acara main angklung bersama ini.

Mas Onni memang mengajukan urutan acara main angklung menjadi di depan ceramah, sehingga acara ceramah “halal bi halal” dilaksanakan setelah acara main angklung.

Sebuah kolaborasi yang apik dari permainan angklung dan ceramah motivasi oleh Pak Parlindungan Marpaung, sehingga semua hadirin terpaku sampai ke titik omongan penghabisan dari sang Motivator.

Acara makan siang yang didahului dengan doa terasa sangat cair dan sangat “gayeng”. Omongan yang tadi sempat tertahan karena terpesona oleh :”sihir” dari angklung dan ceramah sang motivator, sekarang terlampiaskan dalam canda dan lagu.

Sampai ketemu di Reuni yang akan datang.

+++
Debt Collector merangkap penyanyi
.
.
Pemburu Foto yang tak kenal lelah

Ditulis dalam cerita kita, serba serbi, teknik sipil | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Name Tag [Reuni Akbar Sipil UGM 2009]

Ditulis oleh eshape di/pada Agustus 28, 2009

Dalam rangka memudahkan tugas panitia dan peserta reuni dalam penyediaan Name Tag peserta yang akan hadir pada acara Reuni Akbar 17 Oktober 2009 ini, ada beberapa usulan yang masuk ke panitia.

Usulan pertama adalah adanya pendaftaran online lewat blog, sehingga panitia sudah menyiapkan name tag sebelum acara dimulai.

Usulan lainnya name tag disediakan kosongan saja, dan ditulisi sesuai yang hadir pada acara tersebut.

Usulan lainnya adalah, nggak perlu ada name tag, toh mereka akan berkumpul dengan kawan-kawan seangkatan masing-masing, jadi dipastikan sudah saling mengenal.

Panitia akhirnya mengambil jalan tengah, yaitu sebagai berikut :

1. Bagi mereka yang melakukan konfirmasi melalui blog ini dipersilahkan menulis di bagian komentar.
2. Bagi yang mau menulis name tag saat mereka hadir, ya dipersilahkan menulis di Balai Kartini dan panitia akan menyediakan name tag kosongan.
3. Bagi yang tidak ingin pakai name tag juga tidak akan “dihukum”, tetap boleh ngobrol dan bercengkerama [hehehe...]

Kalau masih ada usulan lain dipersilahkan untuk menyampaikan ke panitia dengan alamat sebagai berikut :

1. Email ke eko.eshape@mail.ugm.ac.id cc ke eko.eshape@gmail.com
2. Undangan Temu Alumni di Fisbuk dengan alamat http://tinyurl.com/m56avy
3. Telepon/SMS ke 08111905308 a.n. Eko Sutrisno HP [TS-1978] atau 085228035456 (Arinova-TS 2000)

Bila ingin mengundang kawan-kawan seangkatan atau alumni tidak seangkatan yang dikenal, dipersilahkan memakai format SMS sebagai berikut :

Mohon disebarkan.
Kami mengundang Alumi Teknik Sipil UGM (semua angkatan) utk menghadiri Temu Alumni Teknik Sipil UGM pada Sabtu, 17 Oktober 2009 di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta. Untuk kehadiran harap konfirmasi ke 085228035456 (Arinova-TS 2000)

Terima kasih partisipasinya, baik yang sudah diberikan maupun yang akan diberikan.

Semoga menjadi amalan yang baik buat anda semua. AMin.

Salam FUNtastic.

+++

tempat registrasi ulang peserta

tempat registrasi ulang peserta

Letaknya bersebelahan dengan lokasi pertemuan

Letaknya bersebelahan dengan lokasi pertemuan

Toiletnya bersih dan lancar

Toiletnya bersih dan lancar

Pelayanan ISO 9001:2000

Pelayanan ISO 9001:2000

Ruang Mawar 1 dan 2 kita pakai semua

Ruang Mawar 1 dan 2 kita pakai semua

+++

woro-woro ini dimuat juga disini

Ditulis dalam kabar, serba serbi, teknik sipil, woro-woro | Bertanda: , , , , , | Leave a Comment »

Tempat Reuni Akbar 2009 Teknik Sipil UGM

Ditulis oleh eshape di/pada April 12, 2009

Sampai saat ini penentuan lokasi Temu Alumni 2009 yang akan dijadikan sebagai sebuah reuni terbesar Teknik Sipil 2009 masih belum ditentukan. Semuanya masih alternatif.

Alternatif I

Lokasi di Gedung Wayang TMII. Tempat yang sangat strategis untuk memisahkan peserta reuni yang suka haha..hehe.. dengan peserta reuni yang ingin duduk berdiskusi dalam forum bisnis.
Ada dua ruangan yang berdampingan, yaitu ruang tertutup dan ruang semi terbuka.

Alternatif II

Gedung Pencak Silat TMII. Beberapa tahun lalu, reuni SIpil UGM dilaksanakan dengan sukses disini.

Alternatif III

Gedung PU Patimura di ruang Sapta Taruna. Tempat ini menjadi favorit, karena suksesnya acara di tahun 2006 dan ada kemungkinan hadirnya pak Menteri [karena berada di kawasan beliau].

Alternatif IV

Gedung BPPT. Ada sebuah ruangan yang sangat layak untuk menampung para peserta reuni. Itulah sebuah ruangan yang dulu dipakai sebagai ajang pesta blogger 2008.

Antusias dari peserta reuni sipil 78 minggu lalu juga membuat reuni akbar 2009 ini dijamin akan lebih seru, karena melibatkan banyak tenaga muda [dan yang merasa muda]. Yang lebih menjanjikan lagi adalah terlibatnya lulusan yang masih fresh graduate dan beberapa mantan aktifis KMTS.

Sarana Fisbuk sudah menjadi ajang publikasi yang biasa bagi anak-anak muda, lulusan 1-5 tahun lalu.

Adakah tempat lain yang akan diusulkan?
Silahkan isi komentar di blog ini.

Ditulis dalam kabar, teknik sipil, woro-woro | Bertanda: , , , , , | 5 Komentar »

Beasiswa Peningkatan Suasana Akademik

Ditulis oleh Fikri Faris di/pada Maret 27, 2009

Program S2 Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Gadjah mada memberikan kesempatan bagi seluruh alumni Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik UGM.

Persyaratan Peserta Program:

  • Alumni atau mahasiswa S1 Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan UGM yang telah memiliki SK Kelulusan
  • Usia maksimum 25 tahun pada saat mendaftar
  • IPK >= 3,25
  • Membuat Surat Pernyataan Bersedia menjadi asisten (sesuai dengan kelompok minat studi di S2)
  • Melampirkan ijazah S1 JTSL FT UGM atau SK Kelulusan, beserta Transkrip Nilai
  • Mendapat rekomendasi dari dua orang dosen S1
  • Melampirkan kelengkapan-kelengkapan pendukung lainnya bila ada (piagam penghargaan, sertifikat, dll)
  • Surat keterangan Sehat dari Dokter
  • Mengikuti ujian seleksi penerimaan dan wawancara
  • Membayar biaya pendaftaran di UGM Rp. 250.000
  • Membayar biaya administrasi Rp. 100.000

Pendaftaran mulai tanggal 1 Maret – 31 Juni 2009
di Sekretariat Administrasi Akademik S2 Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan UGM Lantai 1
Jl. Grafika No. 2 yogyakarta
Telp/Fax. 0274 – 631178
CP: Sdr. Hartanto / Wulan

Pengumuman penerimaan pada pertengahan bulan Agustus 2009

Ditulis dalam kampus, teknik sipil, woro-woro | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

Bahasa Dunia ke 3 : Bahasa Indonesia !!!

Ditulis oleh eshape di/pada Februari 8, 2009

Apa yang menarik dari ucapan Matt Mullenweg sang bidan wordpress tentang Indonesia. Katanya,” Bahasa Inggris merupakan bahasa terbesar pertama di situs wordpress dan bahasa Indonesia menduduki urutan ke tiga setelah bahasa Spanyol”

“Itu sebabnya aku kesini, untuk menghormati para pemakai wordpress di Indonesia”, lanjutnya.

Wow… begitu rupanya ya..!:-)

Aku jadi inget profesor Sunaryo, ahli pengairan Indonesia dari UGM. Beliau ini malang melintang di mana-mana, baik di Indonesia maupun di manca negara. Kelemahan dan kelebihan beliau adalah pada kemampuannya berbahasa.

Diamanapun dia ceramah, maka yang dipakai selalu dan selalu hanya bahasa Indonesia. Bahasa non Indonesia tidak pernah menarik hatinya.

Tentu hal ini menjadi merepotkan bagi panitia, karena harus menyediakan penterjemah yang pandai berbahasa asing sekaligus pandai dan menguasai masalah teknik pengairan.

Tuhan rupanya sudah menyiapkan putra UGM juga untuk menjadi penterjemah beliau, namanya Pragnyono.

Seorang asisten dari prof Sunaryo yang, kata pak Sunaryo sendiri lebih pinter dibanding dia. Kelemahan Pragnyono, kata Prof Sunaryo adalah,”dia lebih muda dari aku dan menurut apa yang kukatakan”

“Kelebihannya, adalah dia bisa menceritakan lebih ilmiah dari aku dan lebih detil”, lanjut pak Naryo.

Dua orang ini memang sangat kontras, meski kedua-duanya sangat baik hati. Pak Naryo ini sangat baik hati dalam memberi nilai mahasiswanya, dia suka memberi sisir [nilai E] agar para mahasiswanya pandai berdandan [he..he..he..]

Pak Pragnyono, begitu ramah menerimaku di rumahnya. Dia hilangkan jarak antara dosen dan mahasiswa, sehingga aku merasa nyaman berbicara dengan dia ketika membahas tugas akhir.

Ceritanya, suatu hari pak Naryo ini ceramah di Jepang [semoga gak salah ingat] dan para hadirin tidak ada yang bisa berbahasa Indonesia.

Seperti biasa, untuk kasus ini pak Pragnyono mendampingi beliau sebagai penterjemah.

Setelah pak Sunaryo cas cis cus dengan sangat lancar, maka pada giliran tanya jawab, pak Naryo bilang begini,

“Makalah sudah ditulis dalam bahasa yang dimengerti oleh hadirin, saya sudah menjelaskan dengan sangat jelas, jadi kalau ada pertanyaan, silahkan diajukan dan asisten saya yang akan menjawab. Saya baru akan menjawab kalau asisten saya tidak mampu menjelaskan apa yang saya sampaikan tadi”

Sudah pasti, karena asistennya lebih pinter bahasa Inggris, dan sangat memahami masalah, maka semua penanyapun terpuaskan.

“Nah, asistennya saja sudah begitu hebat apalagi aku”, kata pak Naryo terbahak-bahak.

Para mahasiswapun ikut tertawa terpingkal-pingkal mendengar celoteh pak Naryo ini.

Begitulah pak Naryo yang kukenal. Orang yang sangat humoris dan selalu menyediakan separuh jam kuliahnya untuk bercerita tentang hidup dan kehidupan [terutama yang menyangkut masalah wanita].

Kecintaan pak Naryo pada bahasa Indonesia membuat aku ikut menulis blog hanya dalam bahasa Indonesia [soale angel kalau nulis dalam bahasa Inggris]. Toh di wordpress sudah jadi bahasa ke 3 dunia.

Yuk bangga berbahasa Indonesia.

Salam

Ditulis dalam cerita kita, serba serbi, teknik sipil | Bertanda: , , , , , , | 20 Komentar »