blognya cah-cah sipil UGM

komunitas blogger Teknik Sipil dan Lingkungan UGM

Pengolahan Limbah Pada Kota Bandung

Posted by Arifan pada Februari 19, 2008

Siapa sih di antara kita yang tidak risih melihat banyaknya sampah yang teronggok tanpa adanya penanganan lebih lanjut? Ketika berjalan melewati gang kecil di daerah sempit di pinggiran kota Bandung saya pribadi merasa tidak nyaman dengan pemandangan yang ada. Sampah telah membuat pemandangan tidak enak, bau busuk menyebar, belum lagi sampah yang telah terbungkus rapi dalam bak plastik kembali diacak-acak oleh kucing yang mungkin kebetulan telah mencium aroma makanan yang disukainya, kemudian disambung dengan adanya kecoa, lalat, bahkan tikus yang seenaknya keluar masuk dari tempat sampah tersebut.Beberapa langkah di bawah ini dapat dilakukan guna mengatasi penumpukan sampah yang terjadi di beberapa kota Bandung, diharapkan dengan adanya ini maka sampah dapat teratasi sehingga kesan kota yang dingin, asri ini tidak tercemar ataupun ternodai dengan adanya polusi yang di sebabkan oleh limbah ini:

1. Penyediaan tong sampah yang sudah tertulis untuk sampah organik dan anorganik
Setidaknya dengan adanya ini maka sampah akan terpilah-pilah sehingga untuk proses selanjutnya dapat lebih mudah. Seperti yang kita tahu bahwa penanganan untuk tiap jenis sampah berbeda, untuk organik dapat kita jadikan pupuk kompos, kemudian untuk sampah anorganik, seperti plastik, karet, logam, dan lain sebagainya dapat kita daur ulang menjadi beberapa barang yang dapat berguna kembali, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah suatu barang, dari yang tidak berharga menjadi barang bervaluable tinggi.

2. Pengolahan limbah menggunakan M Bio
Penanganan limbah ini sebenarnya sudah dimulai dari Universitas Siliwangi Tasikmalaya,. Ternyata berdasarkan penelitian yang dilakukan selama beberapa waktu di dapatkan hasil yang menggembirakan, fermentasi sampah dengan mengunakan M Bio dapat menghasilkan pupuk yang terbukti keunggulannya. Prof. Dr. Rudi Priyadi, Pembantu Rektor I Unsil, yang juga penemu teknologi M-Bio ini menyatakan cara ini sangat efektif untuk mengatasi masalah sampah, cara ini juga telah diaplikasikan melalui kerja sama dengan Universitas Teknologi Malaysia dalam mengatasi masalah sampah padat dan cair nantinya. Untuk lebih lengkapnya silakan lihat di sini.

3. Pembentukan kelompok entrepreneurship pengolah limbah
Pembentukan kelompok entrepreneurship ini selain dapat mengatasi masalah sampah juga dapat meningkatkan penghasilan keluarga. Sebagai contoh, di Jakarta, sebuah kelompok yang terbentuk dan beranggotakan sekitar 5 orang membeli barang modal yang dibeli per kg 1000 atau 4000 per kg dari pemulung. Kemudian diproduksi menjadi barang produksi yang bernilai ekonomis tinggi seperti tas besar, tas belanja, sandal, dan dompet.. Lebih lengkapnya lihat di sini.

Masih banyak lagi langkah yang bisa dilakukan dalam pengolahan limbah di kota Kembang ini, tulisan di atas hanya merupakan puzzle kecil dalam pemecahan masalah sampah yang terjadi di lingkungan kita. Semoga tulisan yang singkat ini dapat memberikan perubahan berarti bagi kita semua.

Arifan Jaya Syahbana

2 Tanggapan to “Pengolahan Limbah Pada Kota Bandung”

  1. herr said

    welcome to blogsphere…

  2. Winda said

    M-Bio itu seperti apa ya? di Kota Bandung udah amburadul om.. saya lihat banyak sampah dimana-mana n memang program-program kayak normalisasi, pengurugan, pembangunan rumah menghadap sungai sampai saat ini tidak oprimal dilaksanakan.
    Btw, good post om..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: