blognya cah-cah sipil UGM

komunitas blogger Teknik Sipil dan Lingkungan UGM

Joy Ride Trans Jogja

Posted by bantons pada Februari 26, 2008

Sistem transportasi Bus Patas Jogja yang baru saja diluncurkan membuat penasaran sebagian besar warga Jogja. Dengan armada yang nyaman dan pengaturan yang ada, serta penawaran akan segala keunggulannya, memberikan harapan yang besar pada perbaikan angkutan umum di Kota Jogja.

Masa percobaan yang memberikan tarif diskon membuat penasaran banyak orang, mungkin anda sendiri bahkan sudah mencobanya berkali-kali. Bagaimana tidak dengan uang 1000 rupiah saja, kita bisa berkeliling Jogja dengan lumayan nyaman.

Saya sendiri termasuk orang yang sangat tertarik dengan adanya bus Trans Jogja ini, karena dari dulu, bapak-ibu dosen transportasi sudah bercerita banyak tentang bus ini, belum lagi pemberitaan dan tulisan-tulisan di internet (termasuk di Blog-nya Mas Arie). Sekedar melihat, dan mendengar belum cukup, maka saya mencoba untuk Joy Ride alias jalan-jalan, tapi juga dengan maksud mengamati (gaya bener…..).

Bersama 2 orang temen saya, kami janjian untuk mencoba jalur 3B dengan halte awal dan halte akhir di Perpustaan Pusat Unit 2 (depan Kopma). Halte yang sempit terisi oleh hampir 10 orang, namun masih lumayan nyaman karena kipas angin menyejukkan kami semua. Yah, karena baru pertama kali, sempat bingung dan tanya ini itu ke petugas halte dan dijelaskan dengan keramahan khas Jogja, bahkan porter tiket masih mau diwawancarai oleh 4 anak SD yang kebetulan dapat tugas dari gurunya (anak SD sekarang tugasnya susah ya….)

Setelah menunggu sekitar 10 menit, akhirnya bus yang kami tunggu datang juga. Wow kebanyakan dari kami yang naik dari Halte itu tidak mendapat tempat duduk, mungkin ini dapat diartikan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi, apalagi masih diskon. Di dalam bus saya dan kedua teman saya berdiskusi tentang kenyamanan dan ergonomi (kebetulan sekali mereka adalah lulusan Teknik Industri), dan mereka masih mengomentari beberapa hal seperti pegangan tangan yang dirasa “kebesaran”.

Perjalanan berlanjut, beberapa penumpang terlihat tidur, kami bertiga menyimpulkan bahwa bus ini sangat nyaman, namun ternyata kesimpulan ini agak salah. Memang ada yang tertidur, namun ada yang “mabuk kendaraan”, mungkin karena tidak biasa mengendarai bus dengan AC, apalagi yang duduk disamping. Dan itu memang benar, saat saya mendapat tempat duduk kosong, saya coba duduk dan ternyata agak pusing (wah jan ndeso banget..), ini berbeda ketika saya naik bus TransJakarta (mungkin karena ukuran busnya yang kecil sehingga pandangan menjadi sempit). Di bus kami juga sempat ngobrol dengan penumpang yang lain, mengenai tujuan naik TransJogja, ternyata hampir semua penumpang pengin jalan-jalan saja, sama seperti kami, hehehe…

Yang asyik dari bus ini adalah adanya stiker bebas rokok dan bebas copet. Kalau bebas rokok okelah, ini kan AC, tapi kalo bebas copet, hmmm…. Mengenai hal ini, ada penumpang yang tanya pada salah satu kru bus, dan memang pernah kejadian pencopetan, namun langsung ketahuan, karena apabila terjadi pencopetan, saat bus berhenti di Halte pintu tetap ditutup sehingga semua penumpang tidak bisa keluar, dan kemudian diperiksa.

O ya ada sedikit yang kurang dari supirnya yaitu belum bisa berhenti mepet pas pada halte, tidak seperti supir bus TransJakarta ataupun TransBatavia. Mungkin karena supir-supir di Jakarta lebih pandai bermanuver dalam kejar setoran kali ya, hehehehe…Beberapa kali kru bus memberikan arahan pada supir agar lebih maju atau lebih dekat ke Halte.

Setelah kurang lebih 2 jam dengan lewat Kentungan, CondongCatur, Makro, Maguwo, Adi Sucipto, Janti, Giwangan, RS Wirosaban, Museum deket Jokteng Kulon, Patuk, Pingit, Tugu, Terban, akhirnya kembalilah ke Kopma.

Setelah turun, kesimpulan kami adalah kita harus menyesuaikan diri naik Bus TransJogja, hehehehee….. Tapi secara umum pelayanan cukup baik dan menyenangkan, bus lancar, aman, halte sempit tapi asyik, dan kru-kru yang ramah, dan tidak lupa, penumpang lain yang ehem, ehem, bisa dapat kenalan baru ni….

11 Tanggapan to “Joy Ride Trans Jogja”

  1. ariebp said

    wah…kok podo seko kopma?? tapi aku 3A, mubeng2 jogja juga…

    ayo2 diisi pollinge😉 http://watonmuni.wordpress.com/2008/02/22/polling-bus-patas-transjogja/

  2. bantons said

    aku dah ngisi lho…
    dan ternyata baru aku to yang ngisi,

  3. ariebp said

    haha…maturnuwun😉
    cen isih kosong..makane tak tulis neng kene😆

  4. herr said

    hmmm..menarik sekali mas Anton, saya jadi kepingin naik nih. hari Ahad kemarin saya berencana naik Trans Jogja bareng teman saya, tapi diurungkan karena saya prediksi penumpangnya bakalan penuh seperti mas Anton ceritakan di atas. pertama, harga tiketnya yang masih diskon dan kedua bertepatan dengan hari libur. insya Allah hari Sabtu besok saya bertekad menyusul teman2 merasakan “nyamannya” bus patas Jogja.

    ehem, ehem, bisa dapat kenalan baru ni….
    kenalan sama pak supirnya ya Ton??😀

  5. ida said

    Bebas Rokok…
    I LOVE THAT

  6. bsw said

    Insya Allah kalo jadi pulang pertengahan maret nanti saya naik bis Trans Jogja itu deh. Jadi sekarang belum bisa ngisi polling-nya🙂
    Ya, spt komen di atas, bebas rokok adalah salah satu keunggulan yg perlu dijaga…… selain tertib berhenti di halte tentu saja.

  7. zulaikhabudiastuti said

    bua transjakarta juga belum bisa parkir mepet halte kok. kadang kita masih harus melangkah sangat besar untuk mencapai halte…dan sttttttt aku pernah kejepit pintu busway…jangan bilang sapa-sapa.

  8. herr said

    memang besarnya sampe berapa meter zu? wah jangan2 halte busway nantinya jadi dangerous area karena sudah banyak korban berjatuhan

  9. zulaikha said

    30 cm adalah,…padahal itukan lumayan tinggi. Kl ngomongin jumlah korban busway ada berapa. Ada yang ketabrak, dll, tapi jangan dijadikan halangan untuk tetap mendukung busway.

    Impian dan harapan saya bus Patas Jogja bisa lebih baik dari Transjakarta, kan sudha dicontohi. Mudah-mudahan sukses kaya Prameks yang bisa lebih disiplin dibanding KRL. (Prameks masih bagus kan???cos ak dah lama ga naik Prameks)

  10. bantons said

    Prameks masih bagus, malah keretanya baru lho mba
    nomernya 070201-070210 kuning-kuning

  11. ega said

    memang enak naik bis Trans Jogja, udah bebas dari asap rokok pula, tapi dinginnya itu lho bikin ga tahan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: