blognya cah-cah sipil UGM

komunitas blogger Teknik Sipil dan Lingkungan UGM

Archive for Agustus, 2008

Memperkosa (Kodrat) Sang Excavator

Posted by Fikri Faris pada Agustus 25, 2008

picked from www.art.comSebelumnya saya mohon maaf dengan judul yang terlalu vulgar, walaupun begitu judul di atas memang menggambarkan apa yang akan saya sampaikan di tulisan ini. Excavator, dalam istilah dunia teknik sipil, sejatinya adalah alat berat yang digunakan dalam keperluan menggali. Tetapi dalam praktiknya kadangkala kodrat si Lengan Tunggal ini “dilanggar”. Tidak jarang di televisi kita melihat excavator (umumnya hydraulic backhoe) digunakan untuk mengeksekusi rumah yang disengketakan, ataupun menggusur rumah reyot atas nama keindahan kota. Seperti halnya menggunakan sapu lidi untuk memukul nyamuk selain menggunakannya untuk menyapu, “pelanggaran fitrah” ini tentu tidak dapat disalahkan terlebih lagi jika berbicara mengenai kepraktisan, biaya, waktu maupun alasan lain. Malah menurut saya, hal ini adalah suatu bentuk kreativitas.

Kali ini penulis ingin sedikit bercerita tentang pengalaman berkenaan dengan topik ini. Pada tahun akhir tahun 2007, penulis diikutkan dalam sebuah tim untuk menganalisis masalah galian kanal pada suatu ladang minyak di pulau Sumatera. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in serba serbi, teknik sipil | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments »

Lowongan MT PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk.

Posted by watonmuni pada Agustus 14, 2008

PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk. sedang membutuhkan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan Management Trainee & Trainee tahun 2008 tingkat sarjana (S-1) dan sarjana muda (D-3), dengan persyaratan sebagai berikut:

1. Lulus S-1 jurusan Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Elektro (Arus Kuat), Teknik Industri, Teknik Sipil Konstruksi, Teknik Tambang Umum, Teknik Geologi dan Akuntansi,
2. Lulus D-3 jurusan Teknik Kimia dan Teknik Mesin,
3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 2,50 (minimal),
4. Diutamakan berjenis kelamin pria untuk lulusan S-1 teknik dan khusus untuk lulusan D-3 adalah pria
5. Tahun kelulusan 2006, 2007, 2008,
6. Usia pelamar untuk S-1 maksimal 25 tahun dan D-3 maksimal 23 tahun per April 2008,
7. Lulus seleksi tes tertulis, wawancara dan kesehatan (dilaksanakan oleh PT Indocement).

Data dan berkas lamaran yang disertai daftar riwayat hidup, ijazah, transkip nilai dan memenuhi persyaratan lainnya dikirim langsung oleh CHRD-CHR Administration Dept. Housing III mulai tanggal 19 Agustus – 22 Agustus 2008.

Posted in lowongan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 54 Comments »

Sejarah Kereta Api Indonesia

Posted by herr pada Agustus 11, 2008

Dapat dikatakan bahwa secara de-facto hadirnya kerata api di Indonesia ialah dengan dibangunnya jalan rel sepanjang 26 km pada lintas Kemijen-Tanggung yang dibangun oleh NV. Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Pembangunan jalan rel tersebut dimulai dengan penyangkulan pertama pembangunan badan jalan rel oleh Gubernur Jenderal Belanda Mr. L.A.J. Baron Sloet Van De Beele pada hari Jum’at tanggal 17 Juni 1864. Jalur kereta api lintas Kemijen-Tanggung mulai dibuka untuk umum pada hari Sabtu, 10 Agustus 1867. Sedangkan landasan de-jure pembangunan jalan rel di jawa ialah disetujuinya undang-undang pembangunan jalan rel oleh pemerintah Hindia Belanda tanggal 6 April 1875.

Dengan telah adanya undang-undang pembangunan jalan rel yang dikeluarkan oleh pemerintah Hindia Belanda dan dengan berhasilnya operasi kereta api lintas Kemijen-Temanggung (yang kemudian pembangunannya diteruskan hingga ke Solo), pembangunan jalan rel dilakukan di beberapa tempat bahkan hingga di luar Jawa, yaitu di Sumatera dan Sulawesi.

Namun sejarah jalan rel di Indonesia mencatat adanya masa yang memprihatinkan yaitu pada masa pendudukan Jepang. Beberapa jalan rel di pulau Sumatera dan pulau Sulawesi serta sebagian lintas cabang di pulau Jawa dibongkar untuk diangkut dan dipasang di Burma (Myanmar). Bahkan pemindahan jalan rel ini juga disertai dengan dialihkannya sejumlah tenaga kereta api Indonesia ke Myanmar. Akibat tindakan Jepang tersebut ialah berkurangnya jaringan jalan rel di Indonesia. Data tahun 1999 memberikan informasi bahwa panjang jalan rel di Indonesia ialah 4615,918 km, terdiri atas Lintas Raya 4292,322 km dan Lintas Cabang 323,596.

Baca entri selengkapnya »

Posted in teknik sipil | Dengan kaitkata: , , , , , , | 15 Comments »

Kantin Baru

Posted by herr pada Agustus 8, 2008

Posted in foto | Dengan kaitkata: , | 6 Comments »

Sejarah Transportasi Kereta Api

Posted by herr pada Agustus 8, 2008

Perkembangan transportasi kereta api menggunakan jalan rel bermula dari dikembangkannya usaha untuk meningkatkan pelayanan transportasi yang meliputi antara lain kuantitas pengangkutan, kecepatan perjalanan, dan keawetan sarana prasarananya. Awal mula terciptanya jalan rel bisa dikatakan bermula di Inggris pada tahun 1630, yaitu dengan adanya pengangkutan batu bara. Hasil penambangan batu bara semula diangkut dengan kereta yang ditarik kuda. Terdapat dua masalah berkaitan dengan penggunaan kereta yang ditarik kuda ini, yaitu:
a. jalan yang dilalui cepat rusak
b. kapasitas angkut rendah

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, pada jalan yang dilalui dipasang balok-balok kayu membujur, dengan maksud dapat memberikan landasan yang lebih kuat dan memperkecil hambatan antara roda dan permukaan jalannya. Dengan memasang balok-balok kayu membujur tersebut kapasitas angkut seekor kuda yang menarik kereta bisa meningkat.

Balok-balok kayu membujur ini ternyata masih juga cepat rusak, baik oleh cuaca maupun oleh beban kereta, maka perkembangan berikutnya ialah bagian atas balok kayu diberi lapisan yang lebih kuat yaitu besi. Perkembangan berikutnya balok kayu diganti seluruhnya dengan besi. Meskipun sudah menggunakan batang besi, tetapi dengan masih digunakannya bentuk roda biasa, masih terjadi melesetnya roda keluar dari batang besi dimaksud. Untuk menghindari melesetnya roda tersebut maka roda-roda diberi flens (flange), ini terjadi pada tahun 1789. Akibat dari penggunaan flens pada roda ini mengakibatkan kendaraannya tidak dapat digunakan di jalan raya biasa, sejak itulah terjadi perbedaan antara jalan raya dan jalan yang menggunakan batang besi atau jalan rel.

Baca entri selengkapnya »

Posted in teknik sipil | Dengan kaitkata: , , , , , , , | 10 Comments »