blognya cah-cah sipil UGM

komunitas blogger Teknik Sipil dan Lingkungan UGM

Posts Tagged ‘tanah’

Lereng Hijau dan Kuat…Why Not?

Posted by Arifan pada Februari 22, 2008

Seperti yang kita ketahui dalam perkuatan lereng ada beberapa metode yang dikembangkan, yaitu pemasangan trucuk (bow pile), pemotongan sudut lereng, pengatusan muka air tanah, pembuatan dinding penahan lereng (retaining wall), dan geotekstil.

Seperti yang diungkapkan dalam sebuah blog Abi Ananda Rasyid dalam tulisannya yang berjudul Oleh-oleh Taiwan Geotechnical Society Conference: “Keep Our Slope Safe and Green” sudah saatnya kita lebih mengembangkan pada konsep pengamanan lereng dengan geotekstil.

Kenapa??

Karena dengan geotekstil, dimungkinkan lereng akan tetap hijau, karena proses pemasangan geotekstil dapat diselingi dengan adanya tanaman (tentunya tanaman khusus). Indonesia terkenal dengan keberanekaragaman tanamannya, maka hal tersebut bisa menjadi obyek penelitian, dimana para ahli pertanian/biologi dapat memilih tanaman yang perakarannya dapat menunjang perkuatan lereng, dan para ahli geoteknik dapat menentukan pola penanaman yang paling optimal .

Lets Go To Do That Research…!!!!

Arifan Jaya Syahbana

Iklan

Posted in teknik sipil | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Hati-Hati Dengan Pekerjaan Pemadatan Tanah Timbunan

Posted by badaruddin pada Februari 6, 2008

Pekerjaan penimbunan merupakan pekerjaan yang selalu mengawali pelaksanaan sebuah project, dimana pekerjaan ini merupakan bagian dari pekerjaan land preparation disamping land clearing serta cut soil. Sepintas pekerjaan ini sepeleh, dan kenyataannya image para pekerja dilapangan menganggapnya demikian. Apa betul demikian? Apa sih susahnya melakukan pekerjaan pemadatan tanah timbunan? Tanah dihampar kemudian dipadatkan, beres… trus dimana sulitnya? Dan kenapa mesti hati-hati…

Untuk menguraikan hal ini saya akan memulai dengan memaparkan pengalaman saya bulan kemarin sewaktu dimintai tolong salah seorang kawan untuk mendesign sejumlah pondasi pressure vessel dan facility lainnya pada satu unit oil processing plant. Saat pertama kali diberitahu bahwa rencana lokasi dari plant ini maka tanpa melihat data tanah yang ada saya sudah terbayang type pondasi dan estimate ukuran pondasinya (hal ini dikarenakan saya pernah mendesign oil processing unit yang sama disekitar lokasi tersebut). Tetapi disaat saya telah memperoleh data tanah dan akan memulai menghitung q.allowable dari tanah menggunakan formula Meyerhof, saya mulai sadar ada yang aneh dengan tanah ini sebab perkiraan saya data tanah disekitar lokasi tersebut tidak jauh berbeda dengan kondisi tanah dilokasi sebelumnya yang juga dilakukan pekerjaan yang sama dimana kondisi tanahnya tergolong cukup baik, awalnya saya mengira jika perusahaan yang melakukan sondir ini salah dalam mengambil data, akan tetapi prasangka saya tersebut salah ketika pihak perusahaan tersebut menegaskan bahwa demikianlah hasil dari tes tanah tersebut.

Selanjutnya

Posted in teknik sipil | Dengan kaitkata: , | 15 Comments »