blognya cah-cah sipil UGM

komunitas blogger Teknik Sipil dan Lingkungan UGM

Posts Tagged ‘busway’

(Part II) Memperbaiki Kaca yang Retak

Posted by zulaikha pada Maret 11, 2008

2484667807.jpgKaca adalah kiasan untuk peraturan yang dibuat, sedangkan kaca yang retak adalah sebutan untuk perilaku pembuat peraturan yang karena kebingungan atau apa mengalami sesuatu dan akhirnya “peraturan yang dibuat dilanggar sendiri

Secara naluriah sebenarnya ketika sebuah peraturan dibuat artinya pembuat aturan akan disaksikan sepenuhnya oleh objek peraturan. Akan disaksikan pelaksanaannya, penyelesaiannya, dan masalah apa yang ditimbulkan oleh peraturan tersebut dan semuanya mengarah pada kemampuan dan ketangguhan peraturan dan pembuat peraturan untuk menjaganya. Tangguh artinya, ketika terjadi masalah A, peraturan dapat menyelesaikannya dengan baik, ketika terjadi masalah B, peraturan dapat menyelesaikannya dengan baik. Nah ketika pembuat peraturan mengalami masalah dan mendapat tekanan dari objek peraturan untuk mengatasi masalah tersebut, maka ada langkah penyelesaian yang tetap sejalan dengan peraturan atau menyelesaikan masalah dengan meretakkan kaca yang telah dibuat (peraturan)… Begitulah…..

Selanjutnya

Iklan

Posted in opini, teknik sipil | Dengan kaitkata: , | 3 Comments »

Memperbaiki Kaca yang Retak

Posted by zulaikha pada Maret 4, 2008

Kok milisnya 2002 sepi y…apa kabar teman?

Memperbaiki kaca yang retak… ini judul sebuah artikel yang saya baca kemaren. negri kita sering mengalami salah kaprah. Mungkin saya pribadi juga termasuk penganut salah kaprah…
Contohnya:
1. menaiki atap kereta api itu sah-sah saja
2. melewati busway itu boleh
3. mendirikan bangunan di RTH itu oke-oke saja
dan semuanya bermula dari sebuah ketidaktegasan. Jika dari awal muncul fenomena naik atap KRL, larangan langsung diberikan dan dilakukan secara konsisten maka masalah ini tidak akan berlarut-larut hingga sekarang, dan penumpang pramex tidak perlu manikmati kenaikan tarif hingga R8000,00 an (padahal tahun 2002 masih 3500, trus naik 5000, trus jadi 8000)…

Kalau pemerintah DKI tegas dengan busway dan tidak mau berkompromi dengan masyarakat Pondok Indah yang egois, saya rasa kebijakan membolehkan kendaraan selain bus Transjakarta masuk busway tidak perlu terjadi….kalo sudah seperti ini……..jadi tidak kelihatan manfaat busway dan tetep….macet…(4M..macet, macet mau marah!!!!!!)

Menjamurnya PKL di RTH pasti diawali dari satu pedagang,,,pertamanya malu-malu dan takut-takut, kemudian kok laris…melihat hal tersebut, temannya ikut-ikutan…nah…akhirnya dibangunlah rumah permanent, mereka membayar retribusi dan pajak dan membuat KK di sana…Amboradul…dan untuk mengatasinya hanya ada satu kata…PENGGUSURAN.

Ini adalah fenomena di depan mata kita…sesuatu yang ditakuti untuk dilakukan, lalu dicoba dilanggar secara terbuka, ternyata tidak ada yang mencela, tetapi malah semakin banyak saja dukungannya…alhasil SALAH KAPRAH……

Lalu siapakah yang harus bertanggung jawab? Baca selengkapnya

Posted in opini, teknik sipil | Dengan kaitkata: , , , , | 20 Comments »

Joy Ride Trans Jogja

Posted by bantons pada Februari 26, 2008

Sistem transportasi Bus Patas Jogja yang baru saja diluncurkan membuat penasaran sebagian besar warga Jogja. Dengan armada yang nyaman dan pengaturan yang ada, serta penawaran akan segala keunggulannya, memberikan harapan yang besar pada perbaikan angkutan umum di Kota Jogja.

Masa percobaan yang memberikan tarif diskon membuat penasaran banyak orang, mungkin anda sendiri bahkan sudah mencobanya berkali-kali. Bagaimana tidak dengan uang 1000 rupiah saja, kita bisa berkeliling Jogja dengan lumayan nyaman.

Saya sendiri termasuk orang yang sangat tertarik dengan adanya bus Trans Jogja ini, karena dari dulu, bapak-ibu dosen transportasi sudah bercerita banyak tentang bus ini, belum lagi pemberitaan dan tulisan-tulisan di internet (termasuk di Blog-nya Mas Arie). Sekedar melihat, dan mendengar belum cukup, maka saya mencoba untuk Joy Ride alias jalan-jalan, tapi juga dengan maksud mengamati (gaya bener…..).

Bersama 2 orang temen saya, kami janjian untuk mencoba jalur 3B dengan halte awal dan halte akhir di Perpustaan Pusat Unit 2 (depan Kopma). Halte yang sempit terisi oleh hampir 10 orang, namun masih lumayan nyaman karena kipas angin menyejukkan kami semua. Yah, karena baru pertama kali, sempat bingung dan tanya ini itu ke petugas halte dan dijelaskan dengan keramahan khas Jogja, bahkan porter tiket masih mau diwawancarai oleh 4 anak SD yang kebetulan dapat tugas dari gurunya (anak SD sekarang tugasnya susah ya….)

Read more…

Posted in teknik sipil | Dengan kaitkata: , , , | 11 Comments »